Suara Literasi Desa Laikang: Cerita, Pengalaman, Dan Suara Anak Dalam Kegiatan Literasi
![]() |
| Suasana Kegiatan Literasi Desa Di Desa Laikang |
Takalarterkini.com, - Laikang. Kegiatan literasi merupakan salah satu bagian penting dalam pelaksanaan KKN-T Gelombang 116 Tematik Literasi Universitas Hasanuddin di Desa Laikang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar. Berbagai program kerja dilaksanakan di sejumlah sekolah dasar dengan tujuan memberikan pengalaman literasi yang menarik dan melibatkan siswa secara aktif. Agar seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya berhenti pada pelaksanaan, diperlukan dokumentasi yang dapat merekam proses dan pengalaman selama kegiatan berlangsung.
Hal tersebut menjadi dasar pelaksanaan program Amplifikasi dengan judul “Suara Literasi Desa Laikang: Cerita, Pengalaman, dan Suara Anak dalam Kegiatan Literasi”. Program ini mulai dilaksanakan pada 27 Juli 2026, saat tim melakukan kunjungan ke sekolah dasar di Dusun Putondo. Amplifikasi menjadi wadah untuk mengumpulkan dan menyusun berbagai dokumentasi dari kegiatan literasi yang telah maupun sedang dilaksanakan di Desa Laikang.
Dalam pelaksanaannya, Amplifikasi tidak hanya berfokus pada dokumentasi berupa foto dan catatan kegiatan. Program ini juga mencakup pembuatan artikel untuk setiap program kerja literasi. Setiap kegiatan yang dilaksanakan kemudian didokumentasikan dan diolah menjadi tulisan yang menggambarkan proses, aktivitas siswa, serta tujuan dari masing-masing program kerja.
Berbagai kegiatan yang menjadi bagian dari dokumentasi tersebut meliputi pengelolaan perpustakaan, kunjungan literasi, membaca nyaring, mengulas buku, menulis cerita berbasis buku bacaan, serta membuat proyek berbasis buku bacaan. Setiap program memiliki aktivitas dan pengalaman yang berbeda, sehingga artikel yang dibuat juga menjadi catatan tersendiri mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut.
Selain merekam kegiatan, Amplifikasi juga memberikan perhatian pada cerita dan pengalaman siswa selama mengikuti program literasi. Tanggapan siswa mengenai kegiatan yang mereka ikuti menjadi bagian dari dokumentasi untuk melihat bagaimana kegiatan tersebut diterima dan dirasakan oleh peserta. Hal-hal sederhana seperti kegiatan yang paling disukai, pengalaman yang diperoleh, serta hal baru yang dipelajari dapat menjadi bagian dari cerita dalam dokumentasi.
Melalui Amplifikasi, rangkaian kegiatan literasi di Desa Laikang dapat dihimpun dalam bentuk dokumentasi dan artikel yang lebih terstruktur. Hasil tersebut menjadi rekam jejak perjalanan program KKN-T Tematik Literasi, sekaligus menggambarkan keterlibatan siswa dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan.
Dengan demikian, “Suara Literasi Desa Laikang” tidak hanya menjadi dokumentasi mengenai apa yang telah dilakukan selama KKN-T, tetapi juga menjadi catatan mengenai pengalaman anak-anak dalam mengikuti kegiatan literasi. Setiap foto, cerita, dan artikel yang dihasilkan menjadi bagian dari perjalanan literasi yang telah dilaksanakan bersama masyarakat dan sekolah-sekolah di Desa Laikang. AJM/RedTT.
Sumber: Humas KKN-T Literasi Unhas Desa Laikang

Komentar
Posting Komentar