Sulap Pos Ronda Jadi Persilangan Baca, Mahasiswa KKN Unhas Ajak Siswa SD 46 Salaka Berliterasi Kreatif

Tempat Membaca Baru dari Pos Ronda yang Di Revitalisasi oleh Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas 


Takalarterkini.com, - Salaka Pattallasang. Sebuah pos ronda di sekitar pertigaan jalan Kelurahan Salaka, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, kini punya wajah baru. Bangunan yang biasanya sepi itu disulap menjadi ruang baca alternatif bernama “Persilangan Baca” oleh Mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 dari Posko Salaka 1. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, tempat tersebut menjadi lokasi utama kegiatan kunjungan literasi bersama siswa kelas III UPT SD Negeri 46 Salaka.


Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKN Tematik Literasi yang bertujuan memberikan pengalaman membaca yang lebih dekat, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak. Selain mengajak siswa membaca dan mengulas buku, mahasiswa juga membawa mereka mengunjungi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) serta mengerjakan proyek kreatif berbahan alam.


Nama “Persilangan Baca” dipilih bukan tanpa alasan. Letak pos ronda yang berada tepat di area persimpangan jalan menjadi inspirasi penamaan tersebut. Pemanfaatan ruang publik sederhana ini juga lahir dari kondisi TBM setempat yang memiliki daya tampung terbatas, sehingga mahasiswa berinisiatif mencari alternatif ruang di sekitar lingkungan warga.


Rangkaian kegiatan diawali dengan penjemputan siswa di sekolah, setelah mahasiswa lebih dulu mengantongi izin dari Kepala UPT SD Negeri 46 Salaka. Siswa kelas III kemudian berjalan bersama mahasiswa menuju Persilangan Baca. Sesampainya di lokasi, mereka membaca buku yang telah disediakan, lalu diajak berdiskusi mengenai isi bacaan melalui sesi tanya jawab yang dipandu mahasiswa.


Dari Persilangan Baca, kegiatan berlanjut dengan kunjungan ke TBM agar siswa mengenal langsung ruang dan koleksi bacaan yang tersedia di lingkungan mereka. Sebagai penutup, siswa mengikuti proyek kreatif menempel gambar yang telah dicetak menggunakan daun dan bunga beraneka warna yang sebelumnya telah dikumpulkan. Setelah seluruh rangkaian selesai, mahasiswa mengantar kembali siswa ke UPT SD Negeri 46 Salaka.


Kepala UPT SD Negeri 46 Salaka, Hj Sri Rejekiwati Abdul Gani, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberi pengalaman berbeda bagi para siswa. “Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman yang berbeda bagi siswa. Mereka tidak hanya membaca di dalam kelas, tetapi juga diajak langsung ke ruang baca dan mengikuti kegiatan yang membuat mereka lebih aktif dalam memahami bacaan. Kami tentu mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN karena dapat menambah pengalaman literasi bagi anak-anak,” ujarnya.


Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus mendorong minat baca anak-anak sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas bacaan yang ada di lingkungan mereka.


Senada dengan hal tersebut, Dosen Pembimbing Kegiatan (DPK) dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, Dr Sumarlin Rengko, menilai kegiatan ini menunjukkan bahwa literasi dapat dikemas dalam berbagai bentuk.


 “Anak-anak tidak hanya diajak membaca, tetapi juga diberi ruang untuk berdiskusi mengenai bacaan yang mereka pilih dan kemudian mengikuti kegiatan kreatif. Dengan begitu, membaca tidak berhenti pada aktivitas memahami teks, tetapi dapat dilanjutkan dengan aktivitas lain yang membuat anak lebih terlibat dalam proses belajar,” jelasnya. 


Ia turut mengapresiasi ide pemanfaatan pos ronda sebagai ruang baca, dan berharap ruang sederhana seperti Persilangan Baca dapat terus dimanfaatkan sebagai tempat yang mendekatkan anak-anak dengan kegiatan membaca.


Koordinator Desa Posko Salaka 1, Rhesa Ardiyanto, menjelaskan bahwa ide Persilangan Baca muncul dari keterbatasan ruang di TBM. “Kami melihat bahwa TBM yang ada memiliki ruang yang cukup terbatas, sehingga kami mencoba mencari alternatif ruang yang tetap bisa digunakan untuk kegiatan literasi. 


Kebetulan ada pos ronda di dekat pertigaan yang dapat kami manfaatkan, kemudian kami menyulapnya menjadi ruang baca dan menamainya Persilangan Baca,” katanya. Ia menambahkan bahwa rangkaian sesi ulasan buku, kunjungan ke TBM, hingga proyek kreatif sengaja dirancang agar anak-anak tidak hanya datang untuk membaca, tetapi juga memahami apa yang mereka baca, sehingga literasi terasa lebih dekat dan menyenangkan bagi mereka.


Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas Posko Salaka 1 berharap semangat membaca dapat terus tumbuh di kalangan siswa UPT SD Negeri 46 Salaka, sekaligus mendorong optimalisasi ruang publik di lingkungan setempat sebagai sarana literasi yang lebih dekat dengan keseharian anak-anak. AJM/RedTT.


Sumber: Humas KKN Tematik Literasi Unhas Kelurahan Salaka 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FORS 2025 SMAN 5 Takalar Resmi Dibuka, Angkat Semangat Sportivitas Dan Kreativitas

Aklamasi, Alauddin Torki Pimpin KONI Takalar Dalam Rapat Pleno

PGRI Takalar Gelar Rakor Jelang Pelantikan Dan Rapat Kerja