Seminar Hasil KKN Unhas Di Salaka Jadi Ruang Refleksi Capaian Dan Pengabdian Mahasiswa
![]() |
| Foto Bersama Setelah Pelaksanaan Kegiatan Seminar Hasil Program Kerja Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Kelurahan Salaka |
Takakarterkini.com, - Salaka Pattallasang. Mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 menggelar Seminar Hasil pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di Kantor Kelurahan Salaka, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dari Posko Salaka 1 dan Posko Salaka 2 dengan pihak Kelurahan Salaka serta sejumlah mitra yang terlibat selama pelaksanaan program, untuk memaparkan capaian sekaligus menerima tanggapan, kesan, pesan, dan nasihat dari masyarakat setempat.
Seminar ini menjadi penutup rangkaian pengabdian mahasiswa sekaligus ruang evaluasi atas program kerja yang telah dijalankan selama berada di Kelurahan Salaka.
Dalam pemaparannya, mahasiswa menyampaikan berbagai program di bidang literasi, pendidikan, dan pemberdayaan Masyarakat, mulai dari kegiatan membaca nyaring, membaca sebelum pembelajaran, kunjungan literasi, menulis cerita berbasis buku bacaan, hingga kegiatan kreatif dan apresiasi literasi bagi siswa.
Program literasi tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah. Mahasiswa juga mengembangkan kegiatan di ruang-ruang literasi masyarakat, termasuk Perpustakaan Kelurahan Salaka dan Taman Baca Masyarakat (TBM) Sastra Ataraxia, melalui pengelolaan koleksi, inventarisasi, klasifikasi buku, penataan ruang, hingga kegiatan kunjungan literasi.
Salah satu capaian yang disorot adalah transformasi perpustakaan. Mahasiswa melakukan inventarisasi koleksi secara digital, mengelompokkan buku berdasarkan jenjang pembaca, serta menata ulang ruang perpustakaan agar lebih mendukung aktivitas membaca. Hasilnya, data koleksi kini lebih terstruktur dan ruang baca lebih fungsional.
Di bidang pemberdayaan masyarakat, mahasiswa turut memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital lewat program Usaha Kecil Berbasis Digital, yang membantu pelaku usaha kecil menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran agar transaksi berjalan lebih praktis.
Berbagai program yang dipaparkan menunjukkan bahwa KKN tidak hanya soal pelaksanaan kegiatan, tetapi juga kontribusi nyata bagi sasaran program. Di bidang literasi misalnya, mahasiswa mendorong siswa tidak sekadar membaca, tetapi juga memahami, menceritakan kembali, menulis, dan mengembangkan isi bacaan melalui kegiatan kreatif.
Mendengar Tanggapan dari Masyarakat
Setelah memaparkan capaian program, mahasiswa membuka ruang bagi pihak-pihak yang berinteraksi dengan mereka selama masa KKN untuk menyampaikan tanggapan.
Kepala Kelurahan Salaka, Syah Awal, S.E., menyoroti kontribusi mahasiswa dari perspektif pemerintah kelurahan, terutama keterlibatan mereka dalam kegiatan pendidikan, literasi, dan pemberdayaan masyarakat.
"Kami mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN yang selama berada di Kelurahan Salaka tidak hanya menjalankan program di bidang pendidikan dan literasi, tetapi juga turut membantu kegiatan yang bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap apa yang telah dilakukan selama masa pengabdian dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat meskipun mahasiswa telah menyelesaikan KKN," ujarnya.
Sementara itu, pengurus Perpustakaan Kelurahan Salaka menyampaikan perubahan yang dirasakan setelah mahasiswa membantu menata dan mendata koleksi.
"Kegiatan mahasiswa membantu kami dalam menata dan mendata koleksi perpustakaan. Dengan adanya inventarisasi dan pengelompokan buku, pengelolaan koleksi menjadi lebih terarah. Kami berharap sistem yang sudah dibuat dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan setelah mahasiswa menyelesaikan masa KKN," katanya.
Hal senada disampaikan pengurus TBM Sastra Ataraxia, Yus Amin DB, khususnya mengenai kegiatan literasi yang melibatkan anak-anak. Kunjungan literasi yang dilaksanakan mahasiswa diarahkan untuk membangun minat dan budaya literasi secara berkelanjutan melalui aktivitas membaca dan kegiatan kreatif.
"Mahasiswa membuat kegiatan membaca menjadi lebih beragam. Anak-anak tidak hanya membaca buku, tetapi juga diajak memahami isi bacaan, berdiskusi, dan mengembangkan apa yang mereka baca melalui kegiatan kreatif. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus mendorong anak-anak untuk dekat dengan buku dan memanfaatkan taman baca," ujar Yus Amin.
Bukan Hanya Memaparkan, tetapi Juga Menerima Evaluasi
Seminar Hasil juga menjadi ruang evaluasi bagi mahasiswa. Dosen Pembimbing Kegiatan, Dr Sumarlin Rengko, dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, memberikan penilaian terhadap proses pelaksanaan program, kemampuan mahasiswa beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat, serta pembelajaran yang diperoleh selama pengabdian.
"Seminar Hasil menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat kembali proses yang telah mereka jalani selama KKN. Capaian program tidak hanya dilihat dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari manfaat yang diberikan dan kemampuan mahasiswa dalam menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat. Evaluasi yang diperoleh diharapkan menjadi pembelajaran yang dapat dibawa mahasiswa setelah menyelesaikan masa pengabdian," ujar Sumarlin.
Evaluasi tersebut melengkapi pemaparan capaian program dengan sudut pandang yang lebih reflektif. Mahasiswa tidak hanya menunjukkan apa yang telah mereka kerjakan, tetapi juga memperoleh masukan mengenai hal-hal yang masih dapat dikembangkan.
Kesan, Pesan, dan Nasihat Sebelum Berpisah
Salah satu bagian penting dalam Seminar Hasil adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk meminta kesan, pesan, dan nasihat dari para hadirin, momen bagi mahasiswa mendengarkan langsung pengalaman dan pandangan pihak-pihak yang menjadi bagian dari perjalanan KKN mereka selama beberapa pekan terakhir.
Koordinator Desa Posko Salaka 1, Rhesa Ardiyanto, menilai sesi tersebut menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan kelompoknya selama menjalankan berbagai program.
"Bagi kami, Seminar Hasil bukan hanya kesempatan untuk menyampaikan apa yang telah dilakukan, tetapi juga momentum untuk melihat kembali perjalanan selama KKN. Kami ingin mendengar secara langsung kesan, pesan, dan nasihat dari orang-orang yang selama ini berinteraksi dengan kami. Masukan tersebut menjadi bagian penting dari pengalaman yang akan kami bawa setelah masa pengabdian berakhir," ujar Rhesa.
Sementara itu, Koordinator Desa Posko Salaka 2, Abdillah Khafif, menekankan pembelajaran yang diperoleh mahasiswa selama berinteraksi dengan masyarakat.
"Selama menjalankan KKN, kami belajar bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya ditentukan oleh perencanaan, tetapi juga oleh bagaimana kami berkomunikasi dan menyesuaikan kegiatan dengan kondisi di lapangan. Karena itu, kesan, pesan, dan nasihat yang kami terima menjadi bahan refleksi bagi kami untuk melihat kembali apa yang telah kami lakukan dan apa yang masih perlu kami pelajari," kata Abdillah.
Sesi ini sekaligus memperlihatkan sisi lain dari Seminar Hasil. Jika pada bagian awal mahasiswa berada pada posisi menyampaikan hasil, pada sesi ini mereka berganti peran menjadi pihak yang mendengarkan. Kesan dan nasihat dari masyarakat menjadi bagian dari evaluasi yang tidak hanya berkaitan dengan program, tetapi juga dengan pengalaman mahasiswa selama membangun hubungan bersama masyarakat dan lingkungan pendidikan di Kelurahan Salaka.
Berbagai program yang dipaparkan menunjukkan bahwa kontribusi mahasiswa selama KKN mencakup kegiatan yang berlangsung di sekolah maupun masyarakat. Di bidang literasi, kegiatan diarahkan untuk membangun kebiasaan membaca, meningkatkan kemampuan memahami bacaan, serta memberi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan pemahamannya melalui berbagai aktivitas.
Seminar Hasil pada akhirnya menjadi penanda berakhirnya rangkaian pengabdian mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 di Kelurahan Salaka.
Namun, hasil KKN tidak berhenti pada program yang dipaparkan di hadapan peserta seminar. Penataan fasilitas literasi, kegiatan yang telah diperkenalkan kepada siswa dan masyarakat, serta hubungan yang terbangun selama masa pengabdian menjadi jejak yang ditinggalkan mahasiswa, sementara bagi mahasiswa sendiri, kesan, pesan, dan nasihat yang mereka terima menjadi bekal berharga sebelum meninggalkan Kelurahan Salaka. AJM/RedTT.
Sumber: Humas KKN Tematik Literasi Unhas Kelurahan Salaka

Komentar
Posting Komentar