Ibu-ibu di Salaka Curhat Kena Tipu TikTok Shop, Mahasiswa KKN Unhas Gelar Edukasi Anti Hoaks dan Penipuan Online
![]() |
| Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Literasi Digital oleh Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas |
Takalarterkini.com, - Salaka Pattallasang. Dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Posko Kelurahan Salaka 2, pada 25 Juli 2026, mahasiswa KKN melaksanakan program kerja individu yang di bawakan oleh Titan salfasaj Bertajuk "Melek Digital, Anti Hoaks, dan Anti Penipuan" di Kantor Kelurahan Salaka.
Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat setempat dengan tujuan meningkatkan literasi digital, memberikan pemahaman tentang cara mengenali informasi yang benar, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan yang marak terjadi di media sosial dan platform belanja daring.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya bijak dalam menggunakan media digital, cara membedakan informasi yang benar dengan hoaks, serta langkah-langkah menghindari modus penipuan yang sering terjadi melalui media sosial, pesan singkat, maupun aplikasi belanja daring. Mahasiswa KKN juga memberikan contoh sederhana mengenai ciri-ciri akun palsu, tautan mencurigakan, serta pentingnya memeriksa kredibilitas penjual sebelum melakukan transaksi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Setelah penyampaian materi, beberapa ibu-ibu yang hadir membagikan pengalaman mereka saat menjadi korban penipuan ketika berbelanja melalui TikTok Shop.
![]() |
| Suasana Kegiatan Program Kerja Individu Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Kelurahan Salaka 2 |
Mereka menceritakan bahwa barang yang diterima tidak sesuai dengan foto maupun deskripsi yang ditampilkan saat promosi. Pengalaman tersebut menjadi bahan diskusi bersama mengenai pentingnya membaca ulasan pembeli, memeriksa reputasi toko, serta tidak mudah tergiur oleh harga murah atau produk yang sedang tren tanpa memastikan kepercayaannya terlebih dahulu.
Lurah beserta aparat Kelurahan Salaka menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut mereka, literasi digital merupakan kebutuhan penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Edukasi seperti ini dinilai sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan praktis kepada masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi dan lebih aman saat melakukan transaksi secara daring.
Mahasiswa KKN mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang berharga karena masyarakat tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berbagi pengalaman nyata. Diskusi tersebut membuat penyampaian materi menjadi lebih relevan dengan kondisi yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
Masyarakat yang mengikuti kegiatan mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai cara mengenali hoaks dan menghindari penipuan saat berbelanja secara daring. Mereka menyatakan akan lebih berhati-hati dalam memilih toko, memeriksa ulasan produk, serta memastikan keamanan transaksi sebelum melakukan pembelian.
Tokoh masyarakat turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurut mereka, edukasi mengenai literasi digital sangat dibutuhkan karena semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan media sosial dan platform belanja daring. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar masyarakat semakin bijak menggunakan teknologi serta terhindar dari berbagai bentuk penipuan digital.
Melalui program individu "Melek Digital, Anti Hoaks, dan Anti Penipuan", mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Posko Kelurahan Salaka 2 berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara bijak, memperkuat kemampuan memilah informasi yang benar, serta mendorong masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan di era digital. AJM/RedTT.
Sumber: Humas Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Kelurahan Salaka 2


Komentar
Posting Komentar