Mewadahi Potensi Anak, KKN-T Literasi Gel 116 UNHAS Sukses Gelar Festival Kampung Berbakat Di Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang Takalar
![]() |
| Foto Bersama Setelah Pelaksanaan Kegiatan Festival Kampung Berbakat oleh Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas Kelurahan Mangadu |
Takalarterkini.com, - Mangadu. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, berkomitmen menyalakan api kecintaan membaca dan menulis pada generasi muda melalui aktivitas yang menyenangkan. Salah satunya diwujudkan melalui program kerja “Festival Kampung Berbakat” yang dilaksanakan di Perpustakaan Taman Baca Masyarakat (TBM) Al-Fath, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, puncak program ditujukan untuk mengasah potensi, keberanian, serta ekspresi seni anak-anak di wilayah setempat. Kegiatan ini menghadirkan dua jenis perlombaan utama, yaitu Lomba Menulis Cerpen dan Lomba Mewarnai, yang diikuti sebanyak 20 peserta dengan penuh antusias.
Selama ini, upaya penguatan literasi sering kali berhenti pada taraf pembiasaan membaca dan latihan dasar semata. Padahal, literasi yang berdampak memerlukan sebuah wadah apresiasi agar anak-anak memiliki ruang untuk menunjukkan hasil proses belajar mereka secara percaya diri. Program "Festival Kampung Berbakat" di TBM Al-Fath ini dirancang khusus untuk menjadi muara sekaligus panggung pembuktian dari seluruh rangkaian program literasi yang telah berjalan sebelumnya.
Dengan memanfaatkan ruang TBM Al-Fath secara optimal, para peserta dibimbing untuk tidak sekadar menjadi pembaca pasif, melainkan menjadi kreator yang mampu melahirkan karya orisinal. Nurinsyirah selaku penanggung jawab Program Kerja ini mengungkapkan bahwa penyelenggaraan lomba ini menjadi puncak dari lima program pembiasaan literasi yang telah dilaksanakan sebelumnya di Kelurahan Mangadu.
“Melalui Festival Kampung Berbakat ini, kami ingin memberikan wadah apresiasi atas proses panjang yang telah dilalui anak-anak. Lomba menulis cerpen dan mewarnai ini menjadi sarana bagi mereka untuk menuangkan imajinasi, mengasah daya pikir, serta melatih keberanian tampil di depan publik,” terang Nurinsyirah
Pelaksanaan festival ini dikemas secara tertib, interaktif, dan penuh keceriaan. Sebanyak 8 peserta berfokus pada Lomba Menulis Cerpen untuk merangkai gagasan dan alur cerita, sementara 12 peserta lainnya mengikuti Lomba Mewarnai dengan memadukan komposisi warna secara kreatif pada media gambar yang disediakan.
Setelah proses kompetisi yang kompetitif namun tetap hangat, kegiatan dilanjutkan dengan tahap penilaian oleh dewan juri hingga penetapan tiga pemenang terbaik (Juara 1, 2, dan 3) pada masing-masing cabang lomba. Penyerahan piala dan hadiah menjadi momen puncak yang disambut gembira oleh seluruh peserta.
Pihak pengelola TBM Al-Fath serta masyarakat setempat mengapresiasi hadirnya festival ini karena memberikan dorongan motivasi yang besar bagi anak-anak di Kelurahan Mangadu. Melalui keberhasilan program ini, diharapkan benih kecintaan terhadap dunia literasi dan seni dapat terus tumbuh secara berkelanjutan, serta menjadikan TBM Al-Fath sebagai pusat kegiatan kreatif anak-anak desa secara jangka panjang. AJM/RedTT.
Sumber: Humas KKN Tematik Literasi Unhas Kelurahan Mangadu

Komentar
Posting Komentar