Menata Buku, Menumbuhkan Literasi, Mahasiswa KKN Unhas Optimalkan Perpustakaan Sekolah untuk Perkuat Literasi Di Pattallassang

Suasana Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Ala Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Kelurahan Pattallassang 


Takalarterkini.com, - Pattallassang. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan Program Pengelolaan Perpustakaan di SD Negeri 201 Inpres Palemba, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, selama 21 Juli hingga 5 Agustus 2026, sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekaligus memperluas akses layanan literasi bagi masyarakat. 


Program ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Subdirektorat Pengabdian Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (PBPM) Universitas Hasanuddin dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dalam mendukung penguatan budaya literasi masyarakat serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDGs poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).


Sebelum pelaksanaan kegiatan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi terhadap kondisi literasi di lokasi KKN. Hasil observasi menunjukkan bahwa Desa Pattallassang belum memiliki perpustakaan desa maupun Taman Baca Masyarakat (TBM) yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan literasi masyarakat. 


Berdasarkan kondisi tersebut serta arahan dari Dosen Pendamping KKN, Program Pengelolaan Perpustakaan dialihkan untuk dilaksanakan di perpustakaan SD Negeri 201 Inpres Palemba agar tujuan program tetap dapat tercapai dan memberikan manfaat yang optimal.


Rangkaian kegiatan diawali dengan orientasi program dan observasi perpustakaan untuk mengidentifikasi kondisi ruang, koleksi, serta sistem pengelolaan yang telah berjalan. Selanjutnya, mahasiswa melakukan penataan ruang perpustakaan agar lebih rapi, nyaman, dan ramah bagi pengunjung. 


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan inventarisasi koleksi buku, pengolahan koleksi melalui pemberian stempel inventaris dan identitas perpustakaan, klasifikasi buku berdasarkan kategori, serta penataan kembali koleksi pada rak (shelving) sehingga memudahkan siswa dan guru dalam mencari serta memanfaatkan bahan bacaan.


Penanggung Jawab Program Pengelolaan Perpustakaan, Kerenhapukh, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada penataan koleksi buku, tetapi juga membangun sistem pengelolaan perpustakaan yang lebih tertib sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.


"Kami berharap perpustakaan sekolah dapat menjadi ruang belajar yang lebih nyaman dan tertata sehingga mampu meningkatkan minat baca siswa. Meskipun perpustakaan desa belum tersedia, kami berupaya agar program ini tetap memberikan manfaat nyata melalui penguatan pengelolaan perpustakaan sekolah," ujarnya.


Selain melaksanakan program di perpustakaan sekolah, mahasiswa KKN juga memanfaatkan posko sebagai Taman Baca Masyarakat (TBM) sementara. Setiap sore, anak-anak di sekitar posko datang untuk membaca buku, mengikuti kegiatan membaca nyaring, pendampingan membaca, menulis kembali isi buku bacaan, hingga berbagai aktivitas literasi lainnya yang menjadi bagian dari rangkaian Program KKN Tematik Literasi.


Arahan dari Dosen Pendamping KKN menjadi salah satu faktor yang mendukung keberlangsungan program ini di tengah keterbatasan fasilitas literasi di desa. Pendekatan tersebut menjadi solusi agar Program Pengelolaan Perpustakaan tetap berjalan sesuai tujuan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang literasi yang mudah diakses.


Melalui pelaksanaan Program Pengelolaan Perpustakaan ini, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap pengelolaan perpustakaan sekolah dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat pembelajaran. 


Keberadaan TBM sementara di posko juga diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan budaya membaca di tengah masyarakat serta menginspirasi pengembangan layanan literasi yang berkelanjutan di Desa Pattallassang melalui sinergi antara Subdit PBPM Universitas Hasanuddin, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat. AJM/RedTT.


Sumber: Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Kelurahan Pattallassang 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FORS 2025 SMAN 5 Takalar Resmi Dibuka, Angkat Semangat Sportivitas Dan Kreativitas

Aklamasi, Alauddin Torki Pimpin KONI Takalar Dalam Rapat Pleno

PGRI Takalar Gelar Rakor Jelang Pelantikan Dan Rapat Kerja