Menanam Literasi Kreatif Di Galesong Utara Lewat Sentuhan Mahasiswa KKN Unhas
![]() |
| Foto Bersama Telah Kegiatan Membuat Projek Berbasis Bahan Bacaan |
Takelerterkini.com, - Sampulungan Galut. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (UNHAS) Tematik Literasi melaksanakan program kerja “Membuat Proyek Berbasi Isi Buku Bacaan” dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 10.00 – 12.00 WITA di SD Inpress 222 Sampulungan, Desa Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini merupakan program yang berfokus pada pelibatan aktif anak dalam proses membaca dan berkarya. Program ini menanamkan bahwa buku bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga menjadi sumber ide yang dapat diwujudkan dalam aktivitas yang menyenangkan dan bermanfaat.
![]() |
| Hasil Projek Siswa Dari Bahan Bacaan Bermutu Bantuan Perpusnas RI |
Porgram ini dilaksanakan oleh Muhammad Hafiz Athallah selaku penanggung jawab kegiatan, dan didampingi rekan-rekan mahsasiswa KKN Tematik Literasi yang berlokasi di Desa Sampulungan. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 6 Sekolah Dasar Inpress 222 Sampulungan.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan dibacakan buku berjudul “Tempel Saja” setelah dibacakan buku, terdapat langkah-langkah dalam membuat proyek. Siswa kelas 6 SD diarahkan untuk membentuk 4 kelompok yang terdiri dari 1 kelompok 9 orang dari total keseluruhan, yaitu 36 siswa.
Selanjutnya masing masing perwakilan kelompok (1 orang) untuk maju kedepan memilih tema proyek yang terdiri dari: Pedesaan, Kebun Binatang (ZOO), Pantai, dan Luar Angkasa. Alat dan bahan yang digunakan merupakan barang barang yang diberikan oleh Perpustakaan Nasional (PERPUSNAS).
Sepanjang kegiatan berlangsung, para siswa dan siswi sangat antusias saat mengerjakan proyek tersebut. Mereka saling bekerja sama dalam mengerjakannya, ada yang menggunting, menempel, serta mewarnai di kertas karton. Selain meningkatkan kerja sama dalam membagi tugas, membuat proyek juga bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dalam berimajinasi untuk mewujudkan ide ide baru.
Melalui program “Membuat Proyek Berbasi Isi Buku Bacaan” ini diharapkan budaya literasi di Desa Sampulungan semakin tumbuh dan berkelanjutan. Anak-anak tidak hanya terbiasa membaca buku, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, daya imajinasi, serta keterampilan berpikir kritis dengan mengubah setiap bacaan menjadi karya, ide, dan pengalaman belajar yang bermakna. AJM/RedTT.
Sumber: Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Desa Sampulungan


Komentar
Posting Komentar