Mahasiswa KKN UNHAS Hadirkan Reading Corner Di Setiap Kelas SDN 45 Biringbalang Untuk Mendorong Budaya Membaca
![]() |
| Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Kelurahan Bajeng Ubah Sudut Kelas Jadi Reading Corner |
Takalarterkini.com, - Bajeng. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja bertajuk "Reading Corner: Membangun Ruang Baca di Setiap Kelas" di UPT SDN No. 45 Biringbalang, Kelurahan Bajeng, Kabupaten Takalar.
Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung peningkatan budaya literasi melalui penyediaan pojok baca yang nyaman, menarik, dan mudah diakses oleh seluruh peserta didik.
Program pembuatan Reading Corner (Pojok Baca) dilaksanakan sebagai salah satu program kerja utama KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116. Kegiatan diawali dengan observasi kebutuhan sekolah, koordinasi bersama pihak sekolah, pengumpulan serta penataan buku bacaan, hingga pembuatan dan penempatan pojok baca di setiap ruang kelas.
Reading Corner dirancang sebagai ruang literasi sederhana yang dapat dimanfaatkan siswa untuk membaca sebelum pembelajaran dimulai, saat waktu istirahat, maupun pada waktu luang lainnya.
Pelaksanaan program melibatkan mahasiswa KKN, kepala sekolah, guru, dan peserta didik dalam proses penataan sudut baca agar sesuai dengan karakteristik setiap kelas. Setiap Reading Corner dilengkapi dengan berbagai koleksi buku bacaan, seperti cerita anak, buku pengetahuan umum, buku bergambar, serta media pendukung lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan minat baca siswa sejak dini.
Penanggung jawab program, Anisa Mariffya Setiawan, menjelaskan bahwa pembuatan Reading Corner merupakan upaya untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih menyenangkan sekaligus menumbuhkan kebiasaan membaca di lingkungan sekolah.
"Reading Corner tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi ruang yang mengajak siswa untuk mencintai kegiatan membaca. Kami berharap kehadiran pojok baca di setiap kelas dapat membangun kebiasaan literasi yang dilakukan secara konsisten oleh peserta didik," ujar Fitrah Ramadhan.
Menurutnya, ketersediaan pojok baca di setiap kelas akan memudahkan siswa mengakses bahan bacaan tanpa harus menunggu jadwal kunjungan ke perpustakaan. Dengan demikian, kegiatan membaca dapat menjadi bagian dari rutinitas belajar sehari-hari dan membantu meningkatkan kemampuan membaca, memahami informasi, memperluas wawasan, serta mengembangkan imajinasi dan kreativitas peserta didik.
Program Reading Corner juga menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN, guru, dan siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih ramah literasi. Selain meningkatkan minat baca, keberadaan pojok baca diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab siswa dalam menjaga fasilitas belajar serta membangun budaya saling berbagi pengetahuan melalui kegiatan membaca bersama.
Melalui program "Reading Corner: Membangun Ruang Baca di Setiap Kelas", Mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin berharap pojok baca yang telah dibuat dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh seluruh warga sekolah.
Harapannya, budaya membaca tidak hanya menjadi kegiatan sesaat selama pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus berkembang sebagai kebiasaan positif yang mendukung peningkatan kualitas literasi peserta didik di UPT SDN No. 45 Biringbalang serta menciptakan lingkungan sekolah yang gemar membaca dan mencintai ilmu pengetahuan. AJM/RedTT.
Sumber: Humas Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Kelurahan Bajeng

Komentar
Posting Komentar