Mahasiswa KKN Unhas Ajak Siswa SMP Negeri 2 Takalar Ubah Bacaan Jadi Cerita Sendiri

 

Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Kelurahan Salaka Belajar Menulis Cerita dari Bahan Bacaan

Takalarterkimi.com, - Pattallassang. Program Gerakan Literasi Nasional yang diinisiasi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) kembali diwujudkan mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin di UPT SMP Negeri 2 Takalar. Kali ini, siswa kelas 7 Andi Jemma diajak belajar menulis cerita berdasarkan buku yang telah mereka baca, dalam kegiatan yang berlangsung Jumat, 31 Juli 2026.


Kegiatan ini merupakan program kerja wajib yang dijalankan Fildzah Siirinnabila Rusdy, mahasiswa jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Fildzah bertugas di Posko Salaka 1, Kelurahan Salaka, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, dan menjalankan program ini bersama teman-teman seposkonya sesuai penugasan Perpusnas yang telah direncanakan dan disepakati bersama pihak sekolah.


Menulis dari Inspirasi, Bukan Menyalin

Fildzah menegaskan bahwa menulis cerita dalam program ini tidak berarti menyalin ulang isi buku yang dibaca siswa. Sebaliknya, siswa didorong mengambil inspirasi dan referensi dari bacaan tersebut untuk kemudian dikembangkan menjadi cerita orisinal buatan mereka sendiri.

Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Kelurahan Salaka Beri Dampingan Ke Siswa UPT SMPN 2 Takalar Untuk Menulis Cerita Dari Bahan Bacaan


Sesi diawali dengan pemaparan materi dasar penulisan cerita, mulai dari pengertian cerita, elemen-elemen pembangunnya, hingga cara menyusunnya. Materi kemudian diuji lewat kuis singkat, di mana siswa diminta menjelaskan atau menyimpulkan kembali apa yang telah dibahas.


Dua siswa, Najla Qatrunnada Aiqa dan Arkhan Sakha Adhiyasta, berhasil tampil menjelaskan dan menyimpulkan kembali materi tersebut dengan baik, menandakan pemahaman yang cukup matang atas materi yang baru saja diterima.


Dinilai Positif oleh Guru dan Pembimbing

Guru Bahasa Indonesia UPT SMP Negeri 2 Takalar, Irmawati, menilai kegiatan ini bermanfaat besar bagi perkembangan literasi siswa.


“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta didik, terutama dalam melatih kemampuan membaca, memahami isi bacaan, lalu menuangkannya kembali dalam bentuk cerita. Saya melihat siswa cukup antusias mengikuti penjelasan dan berani menjawab pertanyaan yang diberikan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar minat baca dan kemampuan literasi siswa semakin berkembang,” ujarnya.


Dosen Pembimbing Kegiatan (DPK), Sumarlin Rengko, dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, menambahkan bahwa program ini adalah bagian dari implementasi Gerakan Literasi Nasional secara lebih luas.


“Program menulis cerita berbasis buku bacaan merupakan salah satu bentuk implementasi Gerakan Literasi Nasional yang diinisiasi Perpustakaan Nasional. Kami berharap mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan budaya literasi di sekolah dan masyarakat,” katanya.


Dukungan juga datang dari internal tim KKN sendiri. Rhesa Ardiyanto, mahasiswa yang menjabat sebagai Koordinator Posko Salaka 1, menilai kegiatan semacam ini sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN kepada dunia pendidikan.


“Kami berupaya agar setiap program kerja yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan literasi seperti ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN kepada dunia pendidikan, sekaligus mendukung program yang telah dirancang bersama antara Perpusnas, universitas, dan sekolah,” ungkapnya.


Harapan untuk Keberlanjutan

Fildzah berharap kegiatan ini memberi dampak yang tidak berhenti di ruang kelas semata.


“Saya berharap melalui kegiatan ini siswa tidak hanya memahami materi tentang cerita, tetapi juga semakin tertarik membaca buku dan berani menuangkan ide maupun imajinasi mereka dalam bentuk tulisan. Melihat antusiasme adik-adik saat mengikuti materi dan kuis menjadi motivasi bagi saya untuk terus menghadirkan kegiatan literasi yang menyenangkan,” tutupnya.


Dengan dukungan dari pihak sekolah, kampus, dan sesama mahasiswa KKN, program menulis cerita ini diharapkan dapat terus mendorong siswa UPT SMP Negeri 2 Takalar untuk tidak hanya rajin membaca, tetapi juga berani menyalurkan gagasan mereka lewat tulisan. AJM/RedTT.


Sumber: Humas Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Kelurahan Salaka 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FORS 2025 SMAN 5 Takalar Resmi Dibuka, Angkat Semangat Sportivitas Dan Kreativitas

Aklamasi, Alauddin Torki Pimpin KONI Takalar Dalam Rapat Pleno

PGRI Takalar Gelar Rakor Jelang Pelantikan Dan Rapat Kerja