Mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Unhas Dorong Keberanian Berbicara Siswa Melalui Program CARADDE di UPT SDN 36 Tonasa Parappa

Foto Bersama Setelah Melaksanakan Kegiatan CARADDE Di SDN 36 Tonasa Parappa


Takalarterkini.com, - Laguruda Sanrobone. Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin di Desa Laguruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar melaksanakan program kerja Cerdas Mengulas Buku (CARADDE: Cakap, Rasional, dan Edukatif dalam Mengulas Bacaan) di UPT SD Negeri 36 Tonasa Parappa pada Rabu (29/7). 


Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas III sebagai bagian dari upaya menumbuhkan budaya literasi yang tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, tetapi juga pada kemampuan memahami, menyampaikan kembali isi bacaan, serta mengemukakan pendapat secara runtut dan percaya diri.


Program CARADDE dirancang untuk mengajak peserta didik mengenal kegiatan mengulas buku secara sederhana. Siswa diajak membaca buku bacaan yang sesuai dengan jenjang usianya, kemudian menyampaikan kembali isi cerita menggunakan bahasa mereka sendiri. 

Mahasiswa Membimbing Siswa Untuk Bisa Berbicara Dengan Memanfaatkan Bahan Bacaan Bermutu Bantuan Perpusnas RI 


Melalui pendekatan yang interaktif, mahasiswa KKN membimbing siswa mengenali unsur penting dalam sebuah buku, seperti tokoh, alur cerita, pesan moral, hingga alasan mengapa buku tersebut layak dibaca. Pendekatan ini sejalan dengan konsep Cerdas Mengulas Buku yang mendorong anak memahami bacaan, berpikir kritis, dan berani berbicara di depan orang lain. 


Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Setelah membaca buku pilihan masing-masing, mereka secara bergantian mempresentasikan hasil ulasan di hadapan teman-temannya. Mahasiswa KKN memberikan arahan dan umpan balik agar setiap siswa mampu menyampaikan isi bacaan secara lebih terstruktur. 


Suasana kelas menjadi aktif karena siswa juga diberi kesempatan memberikan tanggapan terhadap ulasan yang disampaikan oleh temannya sehingga tercipta proses belajar yang komunikatif dan partisipatif.

Siswa Membaca Buku Bacaan Bermutu Untuk Dibacakan Di Depan Kelas


Penanggung jawab program, Ismail, menjelaskan bahwa CARADDE tidak hanya bertujuan meningkatkan minat baca, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis dan komunikasi siswa sejak usia sekolah dasar. Menurutnya, kegiatan mengulas buku membantu anak memahami bahwa membaca bukan sekadar menyelesaikan sebuah bacaan, melainkan juga memahami isi, menarik pesan penting, serta menyampaikan kembali gagasan dengan bahasa yang sederhana. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.


Koordinator Desa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Desa Laguruda, Andi Andhika Tumenggung A., menilai bahwa program CARADDE menjadi salah satu bentuk implementasi literasi yang dekat dengan kebutuhan peserta didik. Menurutnya, kegiatan ini memberi ruang kepada anak untuk aktif berdiskusi dan mengembangkan kemampuan berbicara yang sering kali belum terlatih melalui pembelajaran di kelas. 

Sisa Berani Tampil Di Depan Kelas Menceritakan Buku Yang Telah Dibaca


Ia berharap program tersebut dapat menginspirasi sekolah untuk menghadirkan lebih banyak aktivitas literasi yang mendorong siswa menjadi pembaca yang kritis, komunikatif, dan memiliki rasa percaya diri.


Secara terpisah, Dosen Pendamping KKN (DPK) Desa Laguruda, Sumarlin Rengko, menyampaikan bahwa kegiatan literasi perlu diarahkan pada kemampuan memahami dan mengolah informasi, bukan hanya meningkatkan frekuensi membaca. 


Menurutnya, ketika anak mampu mengulas sebuah buku dengan bahasanya sendiri, mereka sedang belajar menyusun gagasan, melatih daya nalar, serta membangun keberanian untuk menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab. Ia menilai pendekatan seperti CARADDE menjadi langkah yang relevan dalam mendukung penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah dasar.


Melalui pelaksanaan program CARADDE, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap kegiatan literasi di sekolah dapat berkembang menjadi kebiasaan yang berkelanjutan. 


Kemampuan mengulas buku diharapkan mampu menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan memahami isi bacaan, memperkuat keterampilan komunikasi, serta membentuk karakter peserta didik yang kritis, kreatif, dan berani menyampaikan ide secara santun. 


Harapan tersebut selaras dengan tujuan pelaksanaan program Cerdas Mengulas Buku dalam KKN Tematik Literasi yang menekankan penguatan budaya baca, kemampuan berpikir kritis, dan kepercayaan diri anak. AJM/RedTT.


Sumber: Humas KKN Tematik Literasi Unhas Desa Laguruda 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FORS 2025 SMAN 5 Takalar Resmi Dibuka, Angkat Semangat Sportivitas Dan Kreativitas

Aklamasi, Alauddin Torki Pimpin KONI Takalar Dalam Rapat Pleno

PGRI Takalar Gelar Rakor Jelang Pelantikan Dan Rapat Kerja