Cegah Jerat Judi Online, Mahasiswa KKN Unhas Beri Edukasi Hukum Bagi Siswa SMPN 2 Takalar

Suasana Penyuluhan Bertajuk "Stop Judi Online" Bagi Siswa UPT SMPN 2 Takalar 


Takalarterkini.com, - Pattallassang.  Maraknya penggunaan gawai dan media digital di kalangan pelajar membawa risiko baru yang tak boleh dianggap sepele: judi online. Menyikapi hal itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Posko Salaka 1 menggelar penyuluhan bertajuk "Stop Judi Online" bagi siswa UPT SMP Negeri 2 Takalar, Selasa (4/8/2026).


Penyuluhan ini digagas oleh Rhesa Ardiyanto, mahasiswa jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, bersama rekan-rekan satu poskonya dari Kelurahan Salaka, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang telah direncanakan dan disepakati bersama, serta telah disetujui oleh pihak sekolah.

Penyampaian Materi Tentang Bahaya Judi Online Bagi Pelajar Oleh Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas 


Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak mengenal pengertian judi dan judi online, memahami ketentuan hukum yang mengaturnya, mengetahui dampaknya terhadap kesehatan mental dan prestasi belajar, hingga mempelajari langkah-langkah konkret untuk menghindari jerat judi online.


Dibahas dengan Ilustrasi Kasus, Ditutup Kuis Pemahaman

Berbeda dari sekadar ceramah satu arah, penyuluhan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan siswa dalam setiap sesi pembahasan. Pemateri sesekali mengajukan pertanyaan dan memberikan ilustrasi kasus untuk mendorong siswa berpikir kritis mengenai bahaya judi online.


Siswa terlihat menyimak materi dengan saksama, aktif menjawab pertanyaan, serta memberikan tanggapan selama diskusi berlangsung. Sebagai penutup, mahasiswa KKN mengadakan kuis berhadiah yang mengulas kembali materi yang telah disampaikan. Antusiasme siswa terlihat saat mereka berlomba menjawab setiap pertanyaan, yang hanya dapat dijawab dengan tepat apabila materi penyuluhan benar-benar dipahami.

Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Memberikan Edukasi Bahaya Judi Online Bagi i Pelajar


Edukasi Dinilai Relevan dengan Tantangan Era Digital

Guru Bahasa Indonesia UPT SMP Negeri 2 Takalar, Irmawati, menilai materi yang disampaikan sangat sesuai dengan kondisi siswa saat ini yang akrab dengan gawai dan media digital dalam kesehariannya.


"Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi saat ini, mengingat siswa juga banyak menggunakan gawai dan media digital dalam kehidupan sehari-hari. Saya melihat mereka cukup aktif mengikuti penyuluhan, baik saat berdiskusi maupun ketika menjawab pertanyaan. Semoga kegiatan ini dapat menambah pemahaman mereka agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan menjauhi praktik judi online," ujarnya.


Senada dengan itu, Dosen Pembimbing Kegiatan (DPK), Sumarlin Rengko, dosen dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, menyebut edukasi semacam ini penting untuk membekali generasi muda menghadapi tantangan zaman.


"Di era digital seperti sekarang, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin beragam. Karena itu, penyuluhan mengenai judi online menjadi salah satu bentuk edukasi yang relevan untuk membantu siswa mengenali risiko yang ada dan membekali mereka dengan pengetahuan agar dapat menggunakan teknologi secara lebih bijaksana," katanya.


Koordinator Desa Posko Salaka 1 yang juga pelaksana utama program, Rhesa Ardiyanto, mengapresiasi keberanian siswa dalam mengikuti sesi diskusi.


"Saya merasa senang melihat siswa berani menyampaikan pendapat dan menjawab pertanyaan selama penyuluhan berlangsung. Hal itu menunjukkan bahwa mereka benar-benar memperhatikan materi yang disampaikan. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka semakin memahami bahwa judi online bukan sekadar permainan, tetapi memiliki dampak hukum, sosial, dan psikologis yang perlu dihindari," ujarnya.


Sekretaris KKN Posko Salaka 1, Yesaya Imanuel Arung Langi, menambahkan bahwa pendekatan diskusi dan studi kasus sengaja dipilih agar pemahaman siswa dapat terukur secara langsung.


"Kami berupaya menyusun penyuluhan yang tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga melibatkan siswa melalui diskusi, contoh kasus, dan kuis di akhir kegiatan. Dengan cara tersebut, suasana belajar menjadi lebih interaktif, sekaligus membantu kami melihat sejauh mana materi yang telah disampaikan dapat dipahami oleh para siswa," ujarnya.


Melalui penyuluhan ini, mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas Posko Salaka 1 berharap siswa UPT SMP Negeri 2 Takalar dapat lebih memahami risiko hukum, sosial, dan psikologis dari judi online, sehingga mampu menggunakan teknologi digital secara lebih bijak dan terhindar dari jeratnya di kemudian hari. AJM/RedTT.


Sumber: Humas KKN Tematik Literasi Unhas Kelurahan Salaka 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FORS 2025 SMAN 5 Takalar Resmi Dibuka, Angkat Semangat Sportivitas Dan Kreativitas

Aklamasi, Alauddin Torki Pimpin KONI Takalar Dalam Rapat Pleno

PGRI Takalar Gelar Rakor Jelang Pelantikan Dan Rapat Kerja