Dukung Digitalisasi Pendidikan, Tim Google Bekali Kepala Sekolah Di Takalar Teknologi AI Terbaru
![]() |
| 3 Kepala Sekolah Yang Ikut Kegiatan "AI Learning Lab" Google for Education Di Makassar |
Takalarterkini.com, - Makassar. Akselerasi digitalisasi pendidikan di Kabupaten Takalar terus dipacu. Kali ini, tiga pimpinan sekolah dari Butta Panrannuangku terjun langsung mengikuti kegiatan AI Learning Lab Google for Education, Selasa (21/4/2026).
Bertempat di Kota Makassar, kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Google ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk menyelami potensi besar Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam mentransformasi metode pembelajaran di kelas.
Di kegiatan ini pun ada 3 sekolah yang dikukuhkan oleh Google sebagai sekolah google, yakni 2 sekolah dari Kabupaten Bantaeng dan 1 dari Kota Pare-Pare.
Adapun ketiga tokoh pendidikan asal Takalar tersebut adalah Kepala UPT SMPN 3 Polongbangkeng Utara (Polut), Kepala SMP IT Wihdatul Ummah, dan Kepala SMP Islam Terpadu Al Hayyu.
Ketiga sekolah ini merupakan perwakilan dari komunitas belajar yakni Ko Kapten Takalar, Certified AI (Gemini Educator) Takalar, dan Guru Pejuang Digital (GPD) Takalar.
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan biasa. Tim Google membedah secara mendalam bagaimana Digitalisasi Pembelajaran berbasis AI dapat membantu guru menciptakan materi yang lebih interaktif, personal, dan efisien bagi siswa.
Perwakilan rombongan kepala sekolah asal Takalar menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan langkah strategis untuk membawa perubahan nyata di sekolah masing-masing.
"Kami hadir untuk mendapatkan gambaran utuh dan pemahaman mendalam tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Hal ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar pendidikan kita tidak tertinggal," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, langkah ini sangat selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Takalar yang tengah gencar mendorong program digitalisasi pendidikan di seluruh tingkatan sekolah.
"Kegiatan ini sangat relevan dengan program Pemkab Takalar. Kami ingin memastikan bahwa sekolah-sekolah di Takalar, khususnya di tingkat menengah, siap mengadopsi teknologi terbaru demi meningkatkan kualitas SDM lokal," pungkasnya.
Selama workshop berlangsung, para peserta tampak antusias mencoba berbagai perangkat (tools) AI yang disediakan oleh ekosistem Google for Education.
Teknologi ini diharapkan mampu mempermudah tugas administrasi guru, sehingga pengajar bisa lebih fokus pada pengembangan karakter dan kreativitas siswa.
Hadirnya teknologi AI di ruang-ruang kelas di Takalar diharapkan menjadi katalisator bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih modern, inklusif, dan relevan dengan tantangan zaman.
"Kita berharap ke depan akan ada Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) untuk jenjang TK, SD, dan SMP yang merupakan binaan dari Google dengan memanfaatkan semua fiturnya dan tentu dengan dukungan dari chrombook", tutupnya. (AJM/RedTT)
Sumber: Humas MKKS SMP Takalar

Komentar
Posting Komentar