Nyaring Ceritaku: Satu Cerita, Sejuta Makna, Upaya Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Menumbuhkan Minat Baca Anak

 

Suasana Kegiatan Membaca Nyaring Di SDN 78 Balang

Takalarterkini.com, - Bontokassi Galsel. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu bertajuk "Nyaring Ceritaku", Senin (27/7). Program ini dilaksanakan sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan meningkatkan kemampuan literasi anak melalui metode membaca nyaring. 


Kegiatan ini dilaksanakan di kelas I dan kelas IV SD 78 Balang, Desa Bontokassi, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar. Tidak hanya itu, program ini juga telah digelar beberapa kali di luar kelas sebagai bentuk pendekatan literasi yang lebih menyenangkan dan interaktif.


Konsep dari program ini berupa membacakan buku cerita secara ekspresif menggunakan intonasi, mimik, dan gerakan yang menarik. Kemudian, mahasiswa mengajak peserta berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta menceritakan kembali isi cerita untuk melatih kemampuan menyimak, berbicara, dan memahami pesan yang terkandung dalam bacaan.

Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Desa Bontokassi Gelar Kegiatan Membaca Nyaring Di SDN 78 Balang 


Pelaksana program, Nirwanda, menjelaskan bahwa membaca nyaring dipilih karena merupakan metode sederhana yang dapat diterapkan di berbagai tempat, namun memiliki manfaat yang besar dalam mendukung perkembangan literasi anak.


"Melalui program Nyaring Ceritaku, saya ingin menghadirkan pengalaman membaca yang menyenangkan bagi anak-anak. Ketika cerita disampaikan dengan ekspresi dan intonasi yang tepat, mereka menjadi lebih fokus, antusias, dan berani menyampaikan pendapat,” ujarnya.


Selama kegiatan berlangsung, suasana belajar terlihat aktif dan penuh antusias. Anak-anak memperhatikan jalannya cerita dengan saksama, memberikan respons terhadap tokoh dan alur cerita, serta bersemangat menjawab pertanyaan yang diberikan. Pada pelaksanaan membaca nyaring di luar kelas, peserta tampak lebih leluasa berinteraksi sehingga suasana belajar menjadi lebih santai tanpa mengurangi fokus mereka terhadap isi bacaan.


Melalui program Nyaring Ceritaku, mahasiswa KKNT Unhas berharap kegiatan membaca nyaring tidak hanya menjadi program kerja selama masa KKN, tetapi juga dapat terus diterapkan oleh guru maupun orang tua sebagai salah satu cara membangun budaya literasi di lingkungan sekolah dan masyarakat. Dengan pelaksanaan yang berkelanjutan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan minat baca, kemampuan berbahasa, serta kepercayaan diri anak dalam berkomunikasi.


“Saya berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia dini serta membuat anak-anak melihat bahwa membaca adalah aktivitas yang menyenangkan," pungkas Nirwanda. AJM/RedTT.


Sumber: Humas KKN Tematik Literasi Unhas Desa Bontokassi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FORS 2025 SMAN 5 Takalar Resmi Dibuka, Angkat Semangat Sportivitas Dan Kreativitas

Aklamasi, Alauddin Torki Pimpin KONI Takalar Dalam Rapat Pleno

Tim BKP-PK Psikologi UNM Gelar Program Pendampingan “Tabung Emosi” Bagi WBP Lapas Kelas IIB Takalar