Mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Di Desa Laguruda Hidupkan Semangat Membaca Anak melalui Program "Nyala: Nyaringkan Cerita, Lahirkan Literasi Anak"
![]() |
| Suasana Pendampingan Membaca Oleh Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas Desa Laguruda |
Takalarterkini.com, - Laguruda Sanrobone. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin di Desa Laguruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar melaksanakan program kerja Membaca Nyaring alias Nyala: Nyaringkan Cerita, Lahirkan Literasi Anak pada Senin, 20 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu implementasi program KKN Tematik Literasi yang bertujuan menumbuhkan minat baca anak melalui metode membaca nyaring (read aloud), yaitu membacakan buku cerita secara ekspresif dan interaktif agar anak memperoleh pengalaman membaca yang menyenangkan. Program membaca nyaring merupakan salah satu kegiatan utama dalam pedoman KKN Tematik Literasi Perpustakaan Nasional RI.
Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi berbeda. Pada pagi hari, mahasiswa mengunjungi TK Bina Harapanku dengan melibatkan peserta didik dan guru dalam sesi membaca nyaring yang dipadukan dengan tanya jawab sederhana mengenai isi cerita.
Selanjutnya, pada sore hari, kegiatan dilanjutkan di kawasan Pesisir Pantai Desa Laguruda dengan mengajak anak-anak yang sedang bermain untuk berkumpul menikmati cerita bersama. Suasana belajar yang santai di ruang terbuka membuat anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap alur cerita yang dibacakan oleh mahasiswa.
![]() |
| Program NYARI Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Desa Laguruda Dengan Memanfaatkan Bahan Bacaan Bermutu PERPUSNAS RI |
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tidak hanya membacakan isi buku, tetapi juga mengajak anak-anak berinteraksi melalui pertanyaan pemantik, mengenalkan tokoh dalam cerita, serta mendorong mereka menyampaikan pendapat dan imajinasi sesuai isi bacaan. Pendekatan tersebut bertujuan agar anak tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga aktif memahami cerita, mengembangkan kosa kata, serta membangun kebiasaan membaca sejak usia dini. Kegiatan ini selaras dengan konsep membaca nyaring yang menekankan interaksi aktif antara pembaca, pendengar, dan bahan bacaan sehingga mampu menumbuhkan kegemaran membaca pada anak.
Anak-anak tampak bersemangat mengikuti setiap sesi. Mereka berebut menjawab pertanyaan, menebak alur cerita berikutnya, hingga menceritakan kembali bagian cerita yang paling mereka sukai. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa pendekatan membaca yang menyenangkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang positif sekaligus mempererat hubungan anak dengan buku bacaan.
Salah seorang guru TK Bina Harapanku menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program membaca nyaring memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus menjadi motivasi untuk lebih mencintai buku sejak usia dini. "Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Anak-anak terlihat senang, aktif, dan semakin tertarik mendengarkan cerita. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut," ujarnya.
![]() |
| Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Desa Laguruda Ajak Anak-Anak Membaca Di Pinggir Pantai Memanfaatkan Bantuan Bahan Bacaan Bermutu PERPUSNAS RI |
Secara terpisah, Sumarlin Rengko, selaku Dosen Pendamping KKN (DPK), menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, membaca nyaring bukan sekadar membacakan cerita kepada anak, tetapi merupakan proses membangun kedekatan anak dengan buku melalui pengalaman yang menyenangkan. Ia menilai bahwa kebiasaan literasi akan tumbuh apabila anak merasakan bahwa membaca adalah aktivitas yang menarik, bukan sebuah kewajiban. Oleh karena itu, ia berharap mahasiswa KKN terus menghadirkan kegiatan literasi yang kreatif, konsisten, dan mampu menjangkau lebih banyak anak di Desa Laguruda.
Melalui program Nyala: Nyaringkan Cerita, Lahirkan Literasi Anak, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menumbuhkan budaya membaca sejak usia dini. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan program kerja KKN, tetapi juga menjadi upaya bersama dalam menciptakan lingkungan literasi yang ramah anak di Desa Laguruda.
Dengan kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, keluarga, dan masyarakat, diharapkan budaya membaca dapat terus berkembang dan menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. AJM/RedTT.
Sumber: Humas KKN Tematik Literasi Unhas Desa Laguruda



Komentar
Posting Komentar