Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas Gelar Program TABE' (Tambah Wawasan melalui Berkarya) Di UPT SD Negeri 31 Lau, Dorong Kreativitas Menulis Siswa melalui Buku Bacaan

 

Suasana Kegiatan TABE' Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Desa Laguruda Di SDN 31 Lau

Takalarterkini.com, - Laguruda Sanrobone. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin di Desa Laguruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar melaksanakan salah satu program kerja, yaitu TABE' (Tambah Wawasan melalui Berkarya). Program yang mengusung konsep Menulis Cerita Berbasis Buku Bacaan ini dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026 di UPT SD Negeri 31 Lau, dengan sasaran peserta siswa kelas VI.


Program TABE' merupakan salah satu implementasi kegiatan dalam KKN Tematik Literasi Tahun 2026 yang bertujuan mendorong peserta didik agar mampu menuangkan gagasan, pemahaman, dan imajinasi ke dalam sebuah karya tulis setelah membaca buku bacaan bermutu. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan minat baca, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan menulis siswa sebagai bagian dari penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah.

Pemanfaatan Bahan Bacaan Bermutu Dalam Kegiatan TABE'


Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengenalan tujuan program oleh mahasiswa KKN, dilanjutkan dengan pembagian buku bacaan yang telah disesuaikan dengan jenjang kemampuan membaca peserta. Siswa diberikan waktu untuk membaca secara mandiri dan memahami isi cerita. Selanjutnya, mahasiswa memandu siswa mengidentifikasi unsur-unsur penting dalam bacaan, seperti tokoh, alur, latar, serta pesan moral yang terkandung di dalamnya sebagai bekal dalam menyusun cerita baru.


Setelah proses membaca selesai, siswa diajak menulis cerita dengan mengembangkan ide berdasarkan inspirasi dari buku yang telah dibaca tanpa menyalin isi cerita secara langsung. Mahasiswa KKN mendampingi setiap peserta selama proses penulisan, memberikan arahan mengenai penyusunan alur, pemilihan diksi, serta cara menyampaikan pesan cerita secara runtut dan menarik. Pendekatan ini membuat siswa lebih percaya diri dalam menuangkan gagasan mereka ke dalam bentuk tulisan yang kreatif dan orisinal.


Antusiasme siswa kelas VI terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi dengan mahasiswa mengenai isi buku, bertanya ketika menemukan kosakata baru, hingga saling berbagi ide cerita dengan teman-temannya. Beragam cerita berhasil dihasilkan dengan tema yang bervariasi, mulai dari persahabatan, kepedulian terhadap lingkungan, kejujuran, hingga semangat meraih cita-cita. Hasil karya tersebut menjadi bukti bahwa membaca mampu menjadi sumber inspirasi dalam menciptakan karya yang bernilai.


Koordinator Desa, Andi Andhika, mahasiswa KKN Tematik Literasi Desa Laguruda menyampaikan bahwa TABE' dirancang untuk memperlihatkan kepada siswa bahwa membaca bukan sekadar memahami isi buku, tetapi juga dapat melahirkan ide-ide baru yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa semakin gemar membaca, berani mengekspresikan pikiran, serta memiliki kemampuan literasi yang lebih baik sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.


Dosen Pendamping KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Dr. Sumarlin Rengko HR, S.S., M.Hum., yang memantau pelaksanaan kegiatan dari jarak jauh, memberikan apresiasi terhadap terlaksananya program tersebut.


Menurut beliau, kegiatan Menulis Cerita Berbasis Buku Bacaan merupakan salah satu bentuk implementasi literasi yang tidak berhenti pada aktivitas membaca semata, melainkan mendorong peserta didik untuk mengolah informasi menjadi sebuah karya. "Program TABE' menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan daya imajinasi, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan berbahasa melalui proses kreatif menulis. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak yang berkelanjutan sehingga budaya membaca dan menulis terus tumbuh di lingkungan sekolah maupun masyarakat," ungkapnya.


Melalui pelaksanaan program TABE', mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat budaya literasi di Desa Laguruda. Sinergi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendorong peserta didik menjadi generasi yang gemar membaca, kreatif berkarya, serta memiliki kemampuan literasi yang semakin baik. AJM/RedTT.


Sumber: Humas KKN Tematik Literasi Unhas Desa Laguruda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FORS 2025 SMAN 5 Takalar Resmi Dibuka, Angkat Semangat Sportivitas Dan Kreativitas

Aklamasi, Alauddin Torki Pimpin KONI Takalar Dalam Rapat Pleno

Tim BKP-PK Psikologi UNM Gelar Program Pendampingan “Tabung Emosi” Bagi WBP Lapas Kelas IIB Takalar