​Latih Siswa SD di Takalar Berpikir Kritis, Mahasiswa KKN Unhas Gelar Program SIPAINGAT BACA

 

Suasana Kegiatan SIPAINGAT BACA Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Desa Su'rulangi Di SDN 157 Inpres Pa'jenekang

Takalarterkini.com, - Polsel. Upaya meningkatkan budaya literasi sejak dini terus digelorakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116.


​Melalui program kerja unggulan bertajuk SIPAINGAT BACA (Siswa Paham dan Cerdas Mengulas Buku Desa Su'rulangi), sebanyak 55 siswa di SD No. 157 Inpres Pa'jenekang, Desa Su'rulangi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, diajak mengasah keberanian dan kemampuan berpikir kritis, Selasa (28/7/2026).

Siswa SDN 157 Inpres Pa'jenekang Di Dampingi Oleh Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas Desa Su'rulangi 


​Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diikuti oleh 23 siswa kelas III dan 32 siswa kelas VI yang telah lancar membaca.


​Koordinator Desa (Kordes) KKN Unhas Tematik Literasi Gelombang 116 Desa Su'rulangi, Muhammad Dzaky Dzakwan, menjelaskan bahwa nama SIPAINGAT BACA diangkat dari esensi budaya saling mengingatkan akan pentingnya membaca sejak usia dini.


​"Melalui SIPAINGAT BACA, kami ingin mengajak siswa untuk saling mengingatkan bahwa membaca adalah kebiasaan yang sangat penting dalam kemampuan literasi. Tidak hanya membaca, tetapi juga memahami isi bacaan dan berani menyampaikan kembali apa yang telah dipelajari," ujar Dzaky, Selasa (28/7/2026).


​Dalam pelaksanaannya, para siswa diberikan waktu sekitar 20 menit untuk membaca buku cerita anak yang disiapkan oleh tim mahasiswa. Setelah selesai, masing-masing siswa diminta tampil ke depan kelas untuk menceritakan kembali ulasan isi buku menggunakan bahasa mereka sendiri.


​Metode ini terbukti efektif. Selain menguji pemahaman isi bacaan, anak-anak juga dilatih menyusun gagasan, berbicara di depan umum (public speaking), serta membangun rasa percaya diri.


​Antusiasme siswa tampak tinggi selama kegiatan berlangsung. Sejumlah murid saling berebut mengangkat tangan agar mendapat kesempatan maju ke depan kelas. Siswa yang awalnya malu-malu pun perlahan berani tampil setelah mendapatkan dorongan dan motivasi dari para mahasiswa KKN.


​Sebagai bentuk apresiasi dan pemantik semangat, enam mahasiswa KKN Unhas yang bertugas di desa tersebut membagikan hadiah berupa susu kemasan kepada setiap siswa yang berhasil menyampaikan ulasan bukunya di depan teman-temannya.


​Dzaky berharap kebiasaan positif ini dapat terus dijaga oleh pihak sekolah maupun para orang tua murid di rumah meski masa KKN kelak telah usai.


​"Kami berharap program ini tidak berhenti setelah KKN selesai. Semoga budaya membaca dan mengulas buku dapat terus dilakukan sehingga kemampuan literasi serta pola pikir kritis anak-anak di Desa Su'rulangi semakin berkembang," harapnya. AJM/RedTT.


Sumber: Humas KKN Tematik Literasi Unhas Desa Su'rulangi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FORS 2025 SMAN 5 Takalar Resmi Dibuka, Angkat Semangat Sportivitas Dan Kreativitas

Aklamasi, Alauddin Torki Pimpin KONI Takalar Dalam Rapat Pleno

Tim BKP-PK Psikologi UNM Gelar Program Pendampingan “Tabung Emosi” Bagi WBP Lapas Kelas IIB Takalar