Hari Ketiga KKN Literasi melakukan Program Kerja di Sekolah, Mahasiswa Unhas Terapkan Diskusi Kelompok Lewat SIPAINGAT BACA Di SD Pa'jenekang

 

Suasana Kegiatan SIPAINGAT BACA Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Desa Su'rulangi 

Takalarterkini.com, - Su'rulangi Polsel. Komitmen mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 dalam memperkuat budaya literasi anak di Desa Su'rulangi terus berlanjut. Memasuki hari ketiga pelaksanaan program, Rabu (29/7/2026), mahasiswa kembali menyambangi SD No. 157 Inpres Pa'jenekang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, dengan menghadirkan metode pembelajaran yang lebih kolaboratif.


Kegiatan literasi kali ini menyasar 23 siswa kelas IV melalui program SIPAINGAT BACA (Siswa Paham dan Cerdas Mengulas Buku Desa Su'rulangi). Sementara itu, siswa kelas III mengikuti aktivitas menggambar dan mewarnai sebagai bagian dari pengembangan kreativitas dan pembelajaran yang menyenangkan.

Mahasiswa KKN-T Literasi Unhas Desa Su'rulangi Lakukan Program SIPAINGAT BACA


Berbeda dengan pelaksanaan pada hari sebelumnya yang dilakukan secara individu, program SIPAINGAT BACA kali ini menerapkan metode diskusi kelompok. Sebanyak 23 siswa dibagi ke dalam lima kelompok belajar untuk membaca buku cerita anak secara bersama-sama.


Setelah menyelesaikan sesi membaca, masing-masing kelompok berdiskusi mengenai isi bacaan, mulai dari judul bacaan, penulisnya, tokoh, alur cerita, hingga pesan moral yang terkandung di dalam buku. Hasil diskusi kemudian ditulis dan diperiksa oleh Mahasiswa. 


Metode tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman membaca, tetapi juga melatih kemampuan bekerja sama dan menyampaikan pendapat secara tulisan. 

Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas Desa Su'rulangi Saat Berada Di SDN 157 Inpres Pa'jenekang 


Sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama dan partisipasi para siswa, mahasiswa KKN Unhas memberikan hadiah berupa wafer kemasan kepada setiap kelompok yang berhasil menyelesaikan tugas mengulas buku. Pemberian hadiah sederhana tersebut disambut meriah oleh seluruh peserta.


Koordinator Desa KKN Tematik Literasi Unhas Gelombang 116 Desa Su'rulangi, Muhammad Dzaky Dzakwan, mengatakan pendekatan diskusi kelompok dipilih untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis sekaligus memperkuat keterampilan sosial siswa.


 "Melalui metode kelompok, kami ingin siswa tidak hanya terbiasa membaca, tetapi juga belajar bertukar pendapat, menyusun ide bersama, dan berani menyampaikan hasil diskusinya. Kami berharap kebiasaan ini dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi sekaligus membangun karakter kolaboratif sejak dini," ujarnya.


Pada hari yang sama, Dosen Pendamping KKN (DPK) Posko Desa Su'rulangi, Aqilah Nurul Khaerani Latif, S.E., M.Par., turut melakukan kunjungan lapangan ke SD No. 157 Inpres Pa'jenekang. Dalam kesempatan tersebut, ia berdiskusi bersama kepala sekolah mengenai pelaksanaan serta keberlanjutan program-program literasi yang dijalankan mahasiswa selama masa pengabdian.


Program literasi yang dilaksanakan mahasiswa KKN Unhas didukung oleh bantuan koleksi buku bacaan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Buku-buku tersebut dimanfaatkan sebagai bahan bacaan dalam kegiatan literasi di sekolah sekaligus untuk mendukung aktivitas membaca anak-anak di sekitar Perpustakaan Lentera Desa Su'rulangi.


Program ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI), dan Universitas Hasanuddin dalam memperkuat ekosistem literasi hingga ke tingkat desa.


Muhammad Dzaky Dzakwan menilai dukungan buku bacaan dari Perpusnas menjadi faktor penting dalam menunjang berbagai program literasi yang dilaksanakan mahasiswa selama KKN berlangsung.


 "Bantuan buku dari Perpusnas sangat membantu pelaksanaan program literasi kami. Koleksi bacaan yang beragam membuat anak-anak lebih tertarik membaca, sehingga kegiatan yang kami laksanakan menjadi lebih interaktif dan menyenangkan," katanya.


Melalui sinergi antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, dosen pendamping, serta Perpusnas, budaya membaca di Desa Su'rulangi diharapkan dapat terus tumbuh dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kualitas literasi anak-anak sejak jenjang pendidikan dasar.


Sumber: Humas KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Posko Desa Su'rulangi. AJM/RedTT.


Sumber: Humas KKN Tematik Literasi Unhas Desa Su'rulangi 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FORS 2025 SMAN 5 Takalar Resmi Dibuka, Angkat Semangat Sportivitas Dan Kreativitas

Aklamasi, Alauddin Torki Pimpin KONI Takalar Dalam Rapat Pleno

Tim BKP-PK Psikologi UNM Gelar Program Pendampingan “Tabung Emosi” Bagi WBP Lapas Kelas IIB Takalar